<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments for Hertanto Widodo</title>
	<atom:link href="http://hertantowidodo.com/comments/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hertantowidodo.com</link>
	<description>Jurnal perjalanan kehidupan sebagai suami, ayah, entrepreneur, konsultan bisnis, dan pemerhati ekonomi syariah serta kebijakan publik</description>
	<lastBuildDate>Fri, 23 Apr 2010 11:52:20 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.5</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Comment on Belajar dari Warren Buffet by Hertanto</title>
		<link>http://hertantowidodo.com/entrepreneurship/belajar-dari-warren-buffet.html/comment-page-1#comment-49</link>
		<dc:creator>Hertanto</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Apr 2010 11:52:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hertantowidodo.com/?p=8#comment-49</guid>
		<description>Pak Widya, saya sangat senang jika tulisan saya bisa memberi manfaat. Salam sukses selalu....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pak Widya, saya sangat senang jika tulisan saya bisa memberi manfaat. Salam sukses selalu&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Belajar dari Warren Buffet by Hertanto</title>
		<link>http://hertantowidodo.com/entrepreneurship/belajar-dari-warren-buffet.html/comment-page-1#comment-48</link>
		<dc:creator>Hertanto</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Apr 2010 11:51:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hertantowidodo.com/?p=8#comment-48</guid>
		<description>Pak Agung, silakan pak....semoga bermanfaat. Tks</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pak Agung, silakan pak&#8230;.semoga bermanfaat. Tks</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on About Me by Hertanto</title>
		<link>http://hertantowidodo.com/about/comment-page-1#comment-47</link>
		<dc:creator>Hertanto</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Apr 2010 11:50:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hertantowidodo.com/?page_id=2#comment-47</guid>
		<description>Dear pak Helmi, senang bisa berkenalan dengan bapak. Background saya adalah keuangan &amp; accounting yg fokus untuk membantu keuangan pemda. Dan kebijakan publik &amp; tonomi daerah adalah salah satu bidang minat saya.

Saya pun memiliki sebuah perusahaan yang memang didedikasikan untuk membantu membenahi keuangan di pemda2.

Demikian perkenalan singkat dari saya. Semoga perkenalan ini bisa terus berlanjut. Jika kebetulan pak Helmi sedang ke Jakarta, silakan kontak saya di 0811 814 605, siapa tahu kita bisa berjumpa. Salam sukses selalu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear pak Helmi, senang bisa berkenalan dengan bapak. Background saya adalah keuangan &amp; accounting yg fokus untuk membantu keuangan pemda. Dan kebijakan publik &amp; tonomi daerah adalah salah satu bidang minat saya.</p>
<p>Saya pun memiliki sebuah perusahaan yang memang didedikasikan untuk membantu membenahi keuangan di pemda2.</p>
<p>Demikian perkenalan singkat dari saya. Semoga perkenalan ini bisa terus berlanjut. Jika kebetulan pak Helmi sedang ke Jakarta, silakan kontak saya di 0811 814 605, siapa tahu kita bisa berjumpa. Salam sukses selalu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on About Me by helmi djen</title>
		<link>http://hertantowidodo.com/about/comment-page-1#comment-46</link>
		<dc:creator>helmi djen</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Apr 2010 07:29:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hertantowidodo.com/?page_id=2#comment-46</guid>
		<description>saya helmi djen, mantan ketua komisi A DPRD Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara.Sebelumnya memang saya mrenjadi aktifis HMI Cab. Jakarta. Alhamdulillah pernah menjadi Pengurus Besar HMI.Saya sangat tertarik dengan tulisan2 sdr tentang otonomi daerah, karena memang ini merupakan kunci menuju indonesia maju, modern dan sejahtera tetapi tetap dalam bingkai ke indonesiaan kita dengan segala akar kulturalnya.Saya ingin lebih jauh mengenal anda.apa latar belekang pendidikan dan seterusnya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya helmi djen, mantan ketua komisi A DPRD Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara.Sebelumnya memang saya mrenjadi aktifis HMI Cab. Jakarta. Alhamdulillah pernah menjadi Pengurus Besar HMI.Saya sangat tertarik dengan tulisan2 sdr tentang otonomi daerah, karena memang ini merupakan kunci menuju indonesia maju, modern dan sejahtera tetapi tetap dalam bingkai ke indonesiaan kita dengan segala akar kulturalnya.Saya ingin lebih jauh mengenal anda.apa latar belekang pendidikan dan seterusnya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Belajar dari Warren Buffet by W. Widya Kusuma</title>
		<link>http://hertantowidodo.com/entrepreneurship/belajar-dari-warren-buffet.html/comment-page-1#comment-29</link>
		<dc:creator>W. Widya Kusuma</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Mar 2010 04:40:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hertantowidodo.com/?p=8#comment-29</guid>
		<description>Ijinkan saya untuk menjadi tulisan anda sebagai bagian dari pandangan hidup saya dan akan saya bagikan informasi ini kepada rekan yangmembutuhkan. Terima kasih. Suatu pandangan yang amat berharga dan saya merasa cocok untuk dapat melakukannya. sekali lagi terima kasih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ijinkan saya untuk menjadi tulisan anda sebagai bagian dari pandangan hidup saya dan akan saya bagikan informasi ini kepada rekan yangmembutuhkan. Terima kasih. Suatu pandangan yang amat berharga dan saya merasa cocok untuk dapat melakukannya. sekali lagi terima kasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on STRATEGI MARKETING B2B: Belajar dari Kisah Sukses Perusahaan by cash advance</title>
		<link>http://hertantowidodo.com/entrepreneurship/strategi-marketing-b2b-belajar-dari-kisah-sukses-perusahaan.html/comment-page-1#comment-11</link>
		<dc:creator>cash advance</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Nov 2009 02:59:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hertantowidodo.com/?p=36#comment-11</guid>
		<description>hertantowidodo.com is very informative. The article is very professionally written. I enjoy reading hertantowidodo.com every day.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hertantowidodo.com is very informative. The article is very professionally written. I enjoy reading hertantowidodo.com every day.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Franchise Syari&#8217;ah, Why NOT? by JAVE DHANY</title>
		<link>http://hertantowidodo.com/entrepreneurship/franchise-syariah.html/comment-page-1#comment-10</link>
		<dc:creator>JAVE DHANY</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Nov 2009 11:55:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hertantowidodo.com/?p=21#comment-10</guid>
		<description>Assalam. Wr Wb
Salam kenal, senang sekali secara tidak sengaja bisa membaca artikel ini.
Kebetulan saya adalah pelaku bisnis franchise (baik franchisor maupun franchisee) sejak 2006
Nah, selama ini saya legowo saja dengan penawaran / ketentuan umum yg berlaku di dunia franchise
terutama 2 komponen tersebut, franchise fee &amp; royalty fee. Bagi saya ini masih relevan.

Alasan franchise fee berlaku :
1. IDE BISNIS
  Mungkin terkesan remeh, namun bentuk &quot;kreativitas&quot; dalam sebuah bisnis ibarat OASE, tak semua orang
  mampu menghasilkan Ide-ide gila atau terobosan yang menjadikan bisnis semakin bergairah.
  Sama seperti halnya jual beli hak cipta
2. BRANDS
  Untuk bisa menjadikan bisnis semakin mantabs! perlu ada sebuah trust dari konsumen akan produk
   dagang kita. Anggap saja sekelas KFC, berapa kali perjuangan Kol Sanders menawarkan resepnya?
   ratusan kali beliau menawarkan resep... dari pintu ke pintu... (sebagaimana lagu ebit GD,he3)
   sebuah perjuangan yang &quot;mesti&quot; dilewati seorang &quot;kakek tua&quot;.
   Kalo pun toh franchise mau dijual, beberapa investor pasti melihat track record atau dengan 
   kata lain riwayat perjuangan kita &quot;meluluhkan&quot; dan membuat konsumen &quot;tergila-gila&quot; pada produk
   kita, sehingga.. APA PUN MAKANANNYA, MINUMNYA PASTI .... (nah, kalo keceplosan nglanjutin kalimat
   ini, brarti Anda telah menjadi &quot;saksi&quot; hidup perjuangan sorang franchisor menawarkan produknya)
   Apakah hal ini tidak berarti apa2???
   Salahkah bila franchisee meminta &quot;imbalan&quot; atas babat alasnya??

Nah, tentang pemberlakuan Royalty Fee ada beberapa sudut pandang
1. diambil dari NETT
   beberapa bentuk franchise mgkn tidak mengambil langkah ini krn jamaknya franchisor
   bertebaran di banyak wilayah,
   Andai memang benar dianggap adil, kecurigaan pun pasti muncul dari sisi franchisee
   karena, bisa jadi u/ memaksimalkan untung, pengeluaran pun bisa di mark up
   Selalu saja ada peluang untuk berbuat tidak jujur..
2. diambil dari BRUTO
   Memang mungkin tlihat tidak menguntungkan bagi para franchisor, namun saya yakin segala
   sesuatunya pasti sudah dihitung.. bila omset sekian hinga sekian berlaku hitungan seperti ini,
   bila kurang dari target minim atapun tenyata meledak.. Saya yakin BILA ANDA MEMBELI FRANCHISE
   YANG TEPAT, semua sudah ada perhitungannya. Bahkan tak jarang ada beberapa frinchise yg jg
   memiliki ataupun outsource lembaga markting managament, financial consulting, dll.
   Sesuai kebutuhan dan visi misi perusahaan tentunya.

bisnis adalah bicara masalah kesepakatan,
wallahu &#039;alam bishowab
semoga kita senantiasa dipertemukan orang-orang yang hanif. Amin</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalam. Wr Wb<br />
Salam kenal, senang sekali secara tidak sengaja bisa membaca artikel ini.<br />
Kebetulan saya adalah pelaku bisnis franchise (baik franchisor maupun franchisee) sejak 2006<br />
Nah, selama ini saya legowo saja dengan penawaran / ketentuan umum yg berlaku di dunia franchise<br />
terutama 2 komponen tersebut, franchise fee &amp; royalty fee. Bagi saya ini masih relevan.</p>
<p>Alasan franchise fee berlaku :<br />
1. IDE BISNIS<br />
  Mungkin terkesan remeh, namun bentuk &#8220;kreativitas&#8221; dalam sebuah bisnis ibarat OASE, tak semua orang<br />
  mampu menghasilkan Ide-ide gila atau terobosan yang menjadikan bisnis semakin bergairah.<br />
  Sama seperti halnya jual beli hak cipta<br />
2. BRANDS<br />
  Untuk bisa menjadikan bisnis semakin mantabs! perlu ada sebuah trust dari konsumen akan produk<br />
   dagang kita. Anggap saja sekelas KFC, berapa kali perjuangan Kol Sanders menawarkan resepnya?<br />
   ratusan kali beliau menawarkan resep&#8230; dari pintu ke pintu&#8230; (sebagaimana lagu ebit GD,he3)<br />
   sebuah perjuangan yang &#8220;mesti&#8221; dilewati seorang &#8220;kakek tua&#8221;.<br />
   Kalo pun toh franchise mau dijual, beberapa investor pasti melihat track record atau dengan<br />
   kata lain riwayat perjuangan kita &#8220;meluluhkan&#8221; dan membuat konsumen &#8220;tergila-gila&#8221; pada produk<br />
   kita, sehingga.. APA PUN MAKANANNYA, MINUMNYA PASTI &#8230;. (nah, kalo keceplosan nglanjutin kalimat<br />
   ini, brarti Anda telah menjadi &#8220;saksi&#8221; hidup perjuangan sorang franchisor menawarkan produknya)<br />
   Apakah hal ini tidak berarti apa2???<br />
   Salahkah bila franchisee meminta &#8220;imbalan&#8221; atas babat alasnya??</p>
<p>Nah, tentang pemberlakuan Royalty Fee ada beberapa sudut pandang<br />
1. diambil dari NETT<br />
   beberapa bentuk franchise mgkn tidak mengambil langkah ini krn jamaknya franchisor<br />
   bertebaran di banyak wilayah,<br />
   Andai memang benar dianggap adil, kecurigaan pun pasti muncul dari sisi franchisee<br />
   karena, bisa jadi u/ memaksimalkan untung, pengeluaran pun bisa di mark up<br />
   Selalu saja ada peluang untuk berbuat tidak jujur..<br />
2. diambil dari BRUTO<br />
   Memang mungkin tlihat tidak menguntungkan bagi para franchisor, namun saya yakin segala<br />
   sesuatunya pasti sudah dihitung.. bila omset sekian hinga sekian berlaku hitungan seperti ini,<br />
   bila kurang dari target minim atapun tenyata meledak.. Saya yakin BILA ANDA MEMBELI FRANCHISE<br />
   YANG TEPAT, semua sudah ada perhitungannya. Bahkan tak jarang ada beberapa frinchise yg jg<br />
   memiliki ataupun outsource lembaga markting managament, financial consulting, dll.<br />
   Sesuai kebutuhan dan visi misi perusahaan tentunya.</p>
<p>bisnis adalah bicara masalah kesepakatan,<br />
wallahu &#8216;alam bishowab<br />
semoga kita senantiasa dipertemukan orang-orang yang hanif. Amin</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Belajar dari Warren Buffet by agung wulan piniji</title>
		<link>http://hertantowidodo.com/entrepreneurship/belajar-dari-warren-buffet.html/comment-page-1#comment-8</link>
		<dc:creator>agung wulan piniji</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Sep 2009 13:14:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hertantowidodo.com/?p=8#comment-8</guid>
		<description>pak hertanto, mohon ijin karena saya telah mengambil tulisan bapak diatas untuk saya letakkan dinotes FB saya. saya sertakan juga dibawahnya situs bapak.
agungwp</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pak hertanto, mohon ijin karena saya telah mengambil tulisan bapak diatas untuk saya letakkan dinotes FB saya. saya sertakan juga dibawahnya situs bapak.<br />
agungwp</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
